Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Perbanyaklah Amal Kebaikan

Dear pengunjung, agar dapat menikmati situs ini harap matikan Adblock anda!

img

Gunung Tangkuban Perahu, Sejarah, Keindahan, Harga Tiket, Rute (Lengkap)

/
/
/
380 Views

Gunung Tangkuban Perahu adalah destinasi wisata favorit yang terletak di Lembang Bandung Jawa Barat. Terutama pada saat liburan, wisatawan dan siswa sekolah luar kota banyak yang berlibur ke tempat ini. Di samping panorama yang asri, sejuk dan indah, berwisata kesini juga cukup ekonomis.

Sebagaimana kita ketahui, selain Gunung Tangkuban Perahu yang mempunyai ketinggian 2.084 meter DPL ini, Bandung juga memiliki sejumlah destinasi wisata lain yang selalu ramai dikunjungi  wisatawan. Ada Pulau cinta, ada kawah putih, ada pertanian strowbery dan seterusnya. Tetapi pada kesempatan ini kami akan kupas gunung tangkuban perahu saja.

Karena suasana di sini sangat sejuk-sejuk dingin, kira-kira mencapai 17 derajat pada siang hari dan 2 derajat pada malam hari, maka para wisatawan harus membawa jaket tebal atau baju hangat agar merasa nyaman selama menjelajahi kawasan ini.

READ : Penginapan Murah di Maribaya Lembang Bandung

Perlu kita ketahui bahwa Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung berapi aktif sampai saat ini. oleh sebab itu jika sobat pernah kesini, sobat akan melihat kawah yang mengeluarkan gas blerang. Sementara di sekitar gunung, terdapat sederet pohon pinus yang membuat pemandangan semakin indah sehingga memberikan kesan tersendiri yang sulit dilupakan.

Oya, jangan lupa bawa kamera yang bagus untuk mengabadikan liburan sobat. Jepret dengan sudut kamera yang pas agar poto sobat menjadi booming. Siapa tahu suatu saat kenangan memori sobat bermanfaat untuk adik-adik sobat ketika hendak berlibur ke tempat wisata ini juga.

1. Sejarah Gunung Tangkuban Perahu Bandung

wisata gunung tangkuban perahu
gunung tangkuban perahu

Gunung yang memiliki pesona alam eksotis ini ternyata memiliki cerita unik yang diketahui berdasarkan leluri (cerita dari mulut ke mulut). Meski legenda ini sangat masyhur, tetapi kami ingin menyampaikan kembali pada artikel ini. ya, legenda yang familiar itu adalah Sangkuriang dan Dayang Sumbi.

Dalam cerita rakyat, konon ada seorang wanita cantik yang hidup di tengah hutan, namanya Dayang Sumbi. Dia memiliki seorang anak yang sangat disayanginya, namanya Sangkuriang. ketika keduanya hidup di hutan, mereka memiliki seekor anjing yang bernama Tumang. Nah si Tumang inilah sebetulnya ayah Sangkuriang yang dikutuk menjadi anjing. Tapi Sangkuriang tidak mengetahuinya.

Suatu ketika, Sangkuriang berburu ke sebuah hutan bersama anjingnya. Tetapi pada hari itu si Sangkuriang merasa aneh, hingga menjelang malam tak satupun binatang buruan yang didapat. Karena tak mau pulang dengan tangan kosong, dan tak mau mengecewakan ibunya, akhirnya si Sangkuriang membunuh anjing kesayangannya dan membawa pulang dagingnya untuk dimakan.

Tentu saja sang Ibu senang ketika melihat anaknya berhasil membawa hasil buruan. Tak berapa lama, mereka pun memasak dan memakannya. Naas, Dayang Sumbi baru sadar akan si Tumang yang tidak pulang bersama sangkuriang, ia bertanya “Anakku, kemana si Tumang, ko tidak pulang bersamamu?”. Dengan berat hati, akhirnya Sangkuriang pun berterus terang bahwa daging yang barus saja dimakan itu adalah si Tumang.

READ : Penginapan Murah di Maribaya Lembang Bandung

Sontak saja sang Ibu marah besar. Dayang Sumbi lantas melemparkan batu ke kepala Sangkuriang dan mengusirnya dari rumah. Ia murka, ia kecewa, ia tak habis pikir telah memakan daging suaminya sendiri. Sangkuriang pun pergi dari rumah dengan perasaan sedih. Mulailah ia mengembara entah kemana.

Dalam keadaan sedih itu, ada perasaan menyesal karena mengusir anaknya. Akhirnya Dayang Sumbi pun berdoa agar ia memiliki umur panjang sehingga bisa berjumpa lagi dengan anaknya, Sangkuriang.

Hari demi hari berlalu, Sangkuriang tumbuh dewasa menjadi pemuda tampan. Pun dengan Dayang Sumbi, ia terlihat awet muda dan nyaris kecantikannya tak pernah sirna. Perubahan fisik ini membuat mereka tidak mengenal satu sama lain. Ini terbukti ketika mereka bertemu, bukan rangkulan seorang anak dan ibu yang ada, justru mereka malah saling jatuh cinta.

Singkat cerita, cinta mereka pun semakin bersemi, berbunga-bunga hingga tiba waktunya Sangkurian ingin menikahinya. Namun pada detik-detik terakhir, Dayang Sumbi baru menyadari bahwa pemuda tampan ini adalah anak kandungnya. Ia kenali itu dari luka di kepala Sangkuriang akibat lemparannya ketika peristiwa makan malam daging si Tumang.

wisata gunung tangkuban perahu lembang bandung jawa barat
tangkuban perahu
READ : Penginapan Murah di Maribaya Lembang Bandung

Namun apalah daya, cinta terlampau menggebu. Ia tak ingin berterus terang begitu saja kepada Sangkuriang. Agar tidak tersinggung, nyi Sumbi mengajukan syarat jika Sangkuriang ingin menikahinya. Syarat ini diajukan agar Sangkurian benar-benar tidak bisa memenuhinya, yaitu ia menginginkan agar Sangkuriang membuatkan perahu dalam waktu satu malam.

Katanya, perahu ini nantinya akan digunakan untuk mengelilingi pulau bersamanya. Dengan motivasi cinta, Sangkuriang pun menyanggupi syarat itu. Ia pun mulai mengerjakan perahu dengan semangat membara. Selama Sangkuriang membuat perahu, Dayang Sumbi terus berdoa agar matahari segera terbit, dan doanya pun terkabulkan.

Sang mentari terbit sementara Sangkuriang belum merampungkan 100% perahunya. Itu berarti, sangkuriang gagal mendapatkan cintanya. Karena amarah yang menyelimutnya, ia pun menendang sekuat-kuatnya perahu yang hendak jadi itu hingga terguling dan terbalik. Nah, berdasarkan cerita rakyat, terbaliknya perahu itulah yang belakangan menjadi Tangkuban Perahu.

Meski hanya sebuah legenda yang belum tentu kebenarannya, tetapi cerita itu tetap masyhur hingga sekarang. Saya sendiri tidak percaya legenda itu, tapi cukup unik dan menarik sih. Hehe.

READ : Penginapan Dekat Tangkuban Perahu Termurah

Objek Wisata Gunung Tangkuban Perahu Bandung

Akibat meletusnya gunung Tangkuban Perahu, terbentuklah tiga kawal yang terkenal, yaitu Kawah Ratu, Kawah Domas dan Kawah Upas. Nah, ayo kita jelajahi ketiga kawah tersebut.

1. Kawah Ratu
wisata gunung tangkuban perahu lembang bandung jawa barat
kawah ratu tangkuban perahu

Kawah Ratu adalah kawah yang terbentuk akibat letusan gunung tangkuban perahu, dan kawah ini merupakan objek wisata paling terkenal di antara kawah-kawah yang ada di sekitar tangkuban perahu. Kawah Ratu dapat sobat lihat jika berada di ketinggian, makanya para wisatawan dibuatkan pagar di sekelilingnya agar aman ketika berkunjung ke sini.

Kalau sobat saksikan, tanah dan bebatuan di sekitar kawah ini berwarna putih akibat blerang. Nah coba sobat abadikan gambarnya dengan sudut kamera yang pas agar poto sobat menjadi booming. Untuk berkunjung ke tangkuban perahu sobat bisa menggunakan mobil sewaan atau kendaraan pribadi. Tentu, kendaraan pribadi lebih leluasa.

Jangan lupa, nanti sobat juga bisa membeli aneka souvenir untuk kenang-kenangan liburan sobat selama di tangkuban perahu. Di sini ada souvenir kerajinan tangan dan berbagai jenis lainnya. Sobat tinggal pilih saja yang sobat sukai.

2. Kawah Domas
wisata gunung tangkuban perahu lembang bandung jawa barat
kawah domas tangkuban perahu

Kawah Domas adalah tempat favorit para pengunjung di Tangkuban Perahu. Lokasinya lebih rendah, lebih mudah dicapai dan panoramanya cukup indah. Disamping itu, di kawah ini sobat bisa lebih dekat dan merasakan air panas yang ada di bawahnya. Pada air panas ini sobat bisa merebus mie instan atau telor. Caranya, tuangkan air dingin ke dalam mie rebus, lalu ikat dan lemparkan ke air panas ini. dalam waktu yang sebentar, mie sudah matang.

3. Kawah Upas
wisata gunung tangkuban perahu lembang bandung jawa barat
kawah upas tangkuban perahu

Kawah Upas adalah kawah yang letaknya bersebalahan dengan kawah ratu. Hanya saja, jalan mencapai kawah agak terjal sehingga agak susah untuk dituju. Jika dibandingkan dengan kawah ratu, kawah ini sedikit lebih kecil dan dangkal. Begitu juga pemandangannya, tak seindah yang ada di kawah ratu. Makanya, para pengunjung pun kurang berminat kesini.

READ : Penginapan Dekat Tangkuban Perahu Termurah

Alamat dan Rute Menuju Gunung Tangkuban Perahu

Lokasi Gunung Tangkuban Perahu berada di daerah Cikahuripan, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Untuk sampai ke sini, sobat bisa naik kendaraan umum atau pribadi. Tentu, mobil pribadi lebih leluasa dan lebih menikmati perjalanan. Di bawah ini beberapa rute yang bisa sobat tempuh untuk sampai di gunung tangkuban perahu. Yaitu:

1. Via kendaraan pribadi

Pintu tol Pasteur – Jl Dr. Djunjunan – pasar Kaliki – Sukajadi – Setiabudi – Lembang – Gunung Tangkuban Perahu.
Pintu tol Padalarang –Cimahi –Jl Kolonel Masturi –pertigaan Jalan Raya Lembang – Gunung Tangkuban Perahu.

2. Via kendaraan umum

Terminal Leuwi Panjang Bandung – Indramayu, turun di pertigaan gerbang yang menuju Gunung Tangkuban Perahu.
Stasiun Hall Bandung – Lembang – berhenti di perempatan – Cikole – Gunung Tangkuban Perahu.

Harga Tiket Tangkuban Perahu dan Jam Bukanya

Jam Buka : 08.00 – 17.00 WIB (setiap hari)
Harta tiket Wisatawan Lokal : Rp 15.000
Wisatawan Luar Negeri : Rp 50.000

Demikian beberapa informasi terkait tangkuban perahu, semoga bermanfaat dan semoga menjadi daftar destinasi liburan anda tahun ini. ayo segera list dan masukan ke jadwal liburan anda. Selamat berlibur!

Baca Juga Artikel Terkait:

1001- Penginapan Dekat Tangkuban Perahu Lembang Bandung 2019

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

3 Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This div height required for enabling the sticky sidebar